- Cover Makalah
- Kata Pengantar
- Daftar Isi
- Pendahuluan
- Pembahasan
- Penutup
- Daftar Pustaka
- Lampiran
Tuesday, 14 January 2020
SUSUNAN MAKALAH
Friday, 6 December 2019
TUJUAN KARANG TARUNA
- Pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota masyarakat yang berkualitas, terampil, cerdas, inovatif, berkarakter serta memiliki kesadaran dan tanggung jawab sosial dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah kesejahteraan sosial, khususnya generasi muda
- Kualitas kesejahteraan sosial setiap anggota masyarakat terutama generasi muda di desa/kelurahan secara terpadu, terarah, menyeluruh serta berkelanjutan
- Pengembangan usaha menuju kemandirian setiap anggota masyarakat terutama generasi muda dan,
- Pengembangan kemitraan yang menjamin peningkatan kemampuan dan potensi generasi muda secara terarah dan berkesinambungan.
Sumber : Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No. 77/HUK/2010 Tentang Pedoman Dasar Karang Taruna
Wednesday, 4 December 2019
KARAKTERISTIK OBLIGASI
1. Nilai Nominal (Face Value), adalah nilai pokok dari suatu obligasi yang akan diterima oleh pemegang Obligasi pada saat Obligasi tersebut jatuh tempo.
2. Kupon (the Interest Rate), adalah nilai bunga yang diterima pemegang Obligasi secara berkala (kelaziman pembayaran kupon Obligasi adalah setiap 3 atau 6 bulan). Kupon Obligasi dinyatakan dalam anual persentase.
3. Jatuh Tempo (Maturity), adalah tanggal saat pemegang Obligasi akan mendapatkan pembayaran kembali pokok atau nilai nominal Obligasi yang dimilikinya. periode jatuh tempo Obligasi bervariasi mulai dari 365 hari sampai di atas 5 tahun. Obligasi akan jatuh tempo dalam waktu 1 tahun akan lebih mudah untuk diprediksi sehingga memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan Obligasi yang memiliki periode jatuh tempo dalam waktu 5 tahun. secara umum, semakin panjang jatuh tempo suatu Obligasi, semakin tinggi Kupon/bunganya.
4. Penerbit Obligasi/Emiten (Issuer), mengetahui dan mengenal penerbit Obligasi merupakan faktor yang sangat penting dalam melakukan investasi Obligasi Ritel. Mengukur resiko/kemungkinan dari penerbit Obligasi tidak dapat melakukan pembayaran kupon dan/atau pokok Obligasi tepat waktu (disebut default risk) dapat dilihat dari peringkat (rating) Obligasi yang dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat.
Hariyani Iswi, S. D. (2013). Buku Pintar Pasar Uang dan Pasar Valas. Jakarta: Gramedia.
PENGERTIAN REPO ( REPURCHASE AGREEMENT )
Adalah transaksi jual efek dengan janji dibeli kembali pada waktu dan harga yang telah ditetapkan. Reverse Repo adalah kebalikan dari Repo, yaitu transaksi beli efek dengan janji dijual kembali pada waktu dan harga yang telah ditetapkan.
Hariyani Iswi, S. D. (2013). Buku Pintar Pasar Uang dan Pasar Valas. Jakarta: Gramedia.
PENGERTIAN OBLIGASI
Obligasi adalah surat utang jangka menengah dan jangka panjang yang dapat dialihkan.
Obligasi berisi janji dari pihak penerbit obligasi untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi.
Obligasi berisi janji dari pihak penerbit obligasi untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi.
Hariyani Iswi, S. D. (2013). Buku Pintar Pasar Uang dan Pasar Valas. Jakarta: Gramedia.
JENIS OBLIGASI YANG DIPERDAGANGKAN DI BEI
1. Corporate Bonds, yaitu Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan, baik perusahaan berbentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), atau badan usaha swasta.
2. Government Bonds, yaitu Obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah RI.
3. Retail Bonds, yaitu Obligasi yang diperjualbelikandalan satuan nilai nominal yang kecil, baik dalam bentuk Corporate Bonds maupun Government Bonds.
Hariyani Iswi, S. D. (2013). Buku Pintar Pasar Uang dan Pasar Valas. Jakarta: Gramedia.
OBLIGASI ATAS NAMA
Obligasi atas nama adalah obligasi yang mencantumkan nama pemegangnya.
Obligasi atas nama dapat dibedakan menjadi:
1. Obligasi atas nama untuk pokok pinjaman, di mana pada obligasi ini nama pemilik tercantum dalam sertifikat Obligasi dan kupon bunga dilekatkan padanya.
2. Obligasi atas nama untuk bunga, di mana Obligasi ini nama pemiliknya tidak tercantum pada sertifikat Obligasi, tetapi nama dan alamat pemilik dicatat di perusahaan penerbit Obligasi untuk memudahkan perhitungan bunga.
3. Obligasi atas nama untuk pokok pinjaman dan bunga, di mana pada Obligasi ini nama pemilik tercantum dalam sertifikat Obligasi tetapi tidak tercantum pada kupon bunga. Pembayaran pokok dan bunga langsung disampaikan kepada pemilik Obligasi yang namanya tercantum di perusahaan penerbit Obligasi.
Hariyani Iswi, S. D. (2013). Buku Pintar Pasar Uang dan Pasar Valas. Jakarta: Gramedia.
Subscribe to:
Posts (Atom)