Tuesday, 3 December 2019

Biaya Masukan Historis

Merupakan harga agregat yang dibayarkan oleh perusahaan untuk memperoleh kepemilikan dan penggunaan suatu aktiva, termasuk semua pembayaran yang diperlukan untuk mendapatkan aktiva itu di lokasi dan dengan kondisi yang disyaratkan agar aktiva itu dapat memberikan manfaat dalam produksi atau operasi perusahaan lainnya. 

Monday, 18 November 2019

KARAKTERISTIK KEWAJIBAN

Menurut FASB, suatu kewajiban memiliki tiga karakteristik esensial berikut ini:
1. Kewajiban mengandung tugas atau tanggungjawab saat ini bagi satu atau lebih satuan usaha,  yang memerlukan penyelesaian berupa kemungkinan penyerahan atau penggunaan aktiva di masa depan pada tanggal tertentu atau yang dapat ditentukan, bila terjadi suatu peristiwa tertentu, atau berdasarkan permintaan. 
2. Tugas atau tanggung jawab itu menimbulkan kewajiban bagi satuan usaha tertentu, dengan tidak atau sedikit menyisakan kebebasan untuk menghindari pengorbanan masa depan itu. 
3. Transaksi atau peristiwa lain yang menimbulkan kewajiban satuan usaha itu sudah terjadi. 

Sumber: Hendriksen,  Eldon S. dan Michael F. Van Breda. 2002. Teori Akuntansi. Interaksara. Batam. 

KARAKTERISTIK DASAR AKTIVA

Menurut FASB, aktiva mempunyai tiga sifat karakteristik yaitu, 
1. Aktiva menyimpan kemungkinan manfaat masa depan yang menyangkut kapasitas, secara sendiri-sendiri atau dalam kombinasi dengan aktiva lain, untuk secara langsung atau tidak langsungmemberi sumbangan pada arus masuk kas bersih di masa depan. 
2. Satuan usaha tertentu dapat memperoleh manfaat itu dan mengendalikan akses pihak lain pada aktiva itu. 
Transaksi atau peristiwa lain yang menimbulkan hak atau kendali satuan usaha atas manfaat tersebut sudah terjadi. 

Sumber : Hendriksen, Eldon S.  dan Michael F. Van Breda. 2002. Teori Akuntansi. Interaksara. Batam

Monday, 21 October 2019

MENGATUR CATATAN AKUNTANSI SEHINGGA LAPORAN KEUANGAN DAPAT DISUSUN DENGAN MUDAH

Dalam menyusun laporan keuangan ada siklus yang perlu diperhatikan sehingga data transaksi dapat diproses menjadi suatu laporan atau ringkasan. Dimulai dari input data yang meliputi transaksi dalam perusahaan, lalu data tersebut diolah sehingga menghasilkan output berbentuk laporan keuangan atau ringkasan. Berikut ini beberapa penjelasan dari siklus pengolahan data transaksi menjadi sebuah laporan keuangan;

Input Data
Langkah awal yang perlu dilakukan dalam proses input data adalah mengambil data transaksi dan memasukkannya di system, data yang harus di masukkan berupa,
1.       Setiap aktivitas yang menarik
2.       Sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap aktivitas
3.       Orang yang berpartisipasi dalam setiap aktivitas

Contoh realitanya adalah waktu dan tanggal penjualan terjadi, karyawan yang membuat penjualan dan petugas pemeriksaan yang memproses penjualan, register pemeriksaan tempat penjualan diproses, barang yang terjual, kuantitas setiap barang yang terjual, membuat daftar harga dan harga actual dari setiap barang yang terjual, total jumlah penjualan, instruksi pengiriman, untuk penjualan kredit disertakan nama pelanggan, tagihan dan alamat pelanggan. Data transaksi tersebut lalu disimpan kedalam system sesuai kriteria yang telah ditentukan, sehingga sewaktu-waktu data di butuhkan dapat dengan cepat tersedia.

Pengolahan Data
Setelah semua data transaksi di masukkan dalam system dan tersimpan secara rapi maka selanjutnya data bisa diolah. Ada empat jenis pengolahan data yaitu, membuat, membaca, memperbarui, dan menghapus.
1.       Membuat adalah menambahkan data baru ke dalam data base seperti adanya karyawan baru
2.       Membaca adalah melihat data yang sudah tersedia
3.       Memperbarui adalah mengupdate lagi data yang sudah ada, sehingga dapat diketahui data mana yang terjadi perubahan, seperti halnya utang/piutang yang jumlahnya harusnya berubah karena terjadi pembayaran.
4.       Menghapus adalah membersihkan file yang sudah tidak digunakan lagi seperti vendor yang tidak lagi menyuplai barang.

Output
Langkah paling akhir adalah output yang berupa laporan atau ringkasan informasi mengenai proses bisnis dalam perusahaan, informasi ini lalu di cetak dalam kertas yang menjadi hardcopy bagi perusahaan maupun pihak luar yang menggunakannya. Biasanya informasi ini berupa laporan, dokumen dan respon dari pertanyaan. Respon pertanyaan yang dimaksudkan disini adalah jawaban atas masalah-masalah yang membutuhkan jawaban cepat.

Steinbart, P. J. (2014). Sistem Indormasi Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.


Wednesday, 18 September 2019

PERANAN RANTAI NILAI PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Rantai Nilai adalah pertautan bersama semua aktivitas pendukung dan utama dalam bisnis. Nilai ditambahkan saat produk melewati rantai. Aktivitas pendukung sendiri ialah, aktivitas rantai nilai seperti infrastruktur perusahaan, teknologi, pembelian, dan sumber daya manusia yang memungkinkan aktivitas utama dilakukan secara efisien dan efektif. Sedangkan Aktivitas utama adalah aktivitas rantai nilai yang menghasilkan, memasarkan,  dan mengirimkan produk dan jasa ke pelanggan dan memberikan pelayanan dan dukungan pascapengiriman.

Aktivitas dapat dikonseptualisasikan saat membentuk rantai nilai yang terdiri atas lima aktivitas utama yang secara langsung memberikan nilai ke pelanggan yaitu;
1. Logistik inbound terdiri atas menerima, menyimpan, dan mendistribusikan bahan baku yang digunakan organisasi untuk membuat jasa dan produk yang dijual. Contohnya, produsen mobil menerima, menangani, dan menyimpan baja, kaca, dan karet.
2. Operasi adalah aktivitas yang mengubah input menjadi produk akhir atau jasa. Contohnya, aktivitas jalur perakitan yang mengoversikan bahan baku menjadi mobil jadi.
3. Logistik outbound adalah aktivitas yang mendistribusikan produk jadi atau jasa ke pelanggan. Contohnya, mengirim mobil ke diler mobil.
4. Pemasaran dan penjualan adalah aktivitas yang membantu pelanggan dalam membeli barang atau jasa organisasi. Iklan adalah contoh aktivitas pemasaran dan penjualan.
5. Pelayanan adalah aktivitas yang menyediakan dukungan purnajual kepada pelanggan. Contohnya termasuk pelayanan perbaikan dan pemeliharaan.

Aktivitas pendukung memungkinkan dilakukannya lima aktivitas utama secara efektif dan efisien. Aktivitas tersebut dikelompokkan dalam empat kategori sebagai berikut;
1. Infrastruktur perusahaan adalah aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang memungkinkan berfungsinya suatu organisasi. SIA adalah bagian dari infrastruktur perusahaan.
2. Sumber daya manusia adalah aktivitas yang meliputi kegiatan merekrut, mempekerjakan, melatih, dan memberikan kompensasi kepada karyawan.
3. Teknologi adalah aktivitas meningkatkan barang atau jasa. Contohnya termasuk penelitian dan pengembangab, investasi di bidang IT, dan desain produk.
4. Pembelian merupakan aktivitas melakukan pengadaan bahan baku, perlengkapan, mesin, dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas utama.

Steinbart, Paul John dan Marshall B.  Romney. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta Selatan.

KELEBIHAN DARI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI YG BAIK

1. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk atau jasa
2. Meningkatkan efisiensi
3. Berbagi pengetahuan
4. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas rantai pasokannya
5. Meningkatkan struktur pengendalian internal
6. Meningkatkan pengambilan keputusan

Steinbart, Paul John dan Marshall B.  Romney. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta Selatan.

ENAM KOMPONEN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

1. Orang yang menggunakan sistem
2. Prosedur dan intruksi yang digunakan untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data
3. Data mengenai organisasi dan aktivitas bisnisnya
4. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah data
5. Infrastruktur teknologi informasi, meliputi komputer, perangkat periferal, dan perangkat jaringan komunikasi yang digunakan dalam SIA
6. Pengendalian internal dan pengukuran keamanan yang menyimpan data SIA

Steinbart, Paul John dan Marshall B.  Romney. 2015. Sistem Informasi Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta Selatan.